Sebuah crack bernama sama dengan istri Bill Gates memungkinkan user untuk menggunakan Windows Vista secara illegal.
Para hacker menyebarkan sebuah file yang dikatakan mereka dapat membuat user menggunakan versi corporate sistem operasi Microsoft Windows Vista untuk mengakali mekanisme software anti pembajakan.
Windows Vista harus diaktifkan, atau diotorisasi oleh Microsoft, sebelum dapat digunakan di komputer tertentu. Untuk mempermudah kegiatan mengaktifkan Vista, Microsoft menawarkan kepada user corporate sebuah tools khusus, diantaranya Key Management Service (KMS), yang memperbolehkan sebuah perusahaan untuk menjalankan server otorisasi dari Microsoft berjalan di network sendiri dan mengaktifkan Vista tanpa harus menghubungi Microsoft untuk setiap copy.
Menurut pembuatnya, software hacking bernama called Microsoft.Windows.Vista.Local.Activation.Server-MelindaGates memungkinkan user menipu proses KMS, sehingga mereka dapat mengaktifikan copy dari versi enterprise Visa. Untuk mendapatkannya bisa di-download online di beberapa situs termasuk The Pirate Bay dan situs file sharing lainnya.
KMS secara resmi diperuntukkan pada pelanggan dengan 25 atau lebih komputer bejalan di Vista. Komputer mengaktifkan software dengan menghubungi server KMS, dan harus diaktifkan ulang setiap enam bulan.
Selain KMS perusahaan juga dapat menggunakan cara lain untuk mengaktifkan Vista. Mereka dapat menghubungi Microsoft melalui telepon atau lewat internet untuk mengaktifkan software.
Menurut klaim pembuatnya, dengan hack MelindaGates, user mendownload image VMware dari KMS server sehingga dapat mengaktifkan Windows Vista Business/Enterprise edition.
Microsoft tidak memberikan klarifikasi mengenai hack ini.
Vista merupakan sistem operasi Windows pertama yang meminta volume users untuk mengaktifkan setaip produknya. Proses aktivasi ini ditujukan untuk mengurangi pembajakan.